Konsep dasar Manajemen Strategik
Konsep dasar Manajemen Strategik
Manajemen strategik dapat diartikan sebagai seni dan sains dalam memformulasi,mengimplementasi,dan mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang membuat organisasi dapat mencapai tujuannya. Manajemen strategik berfokus pada pengintegrasian manajemen, pemasaran, keuangan dan akuntansi, produksi dan operasi, penelitian dan pengembangan,serta sistem informasi untuk memperoleh kesuksesan organisasi.
Manfaat Manajemen strategi yaitu :
1. Memberikan arah jangka panjang yang akan dituju.
2. Membantu organisasi beradaptasi pada perubahan yang terjadi.
3. Membuat organisasi menjadi lebih efektif.
Berikut ini merupakan resiko yang dapat terjadi dalam manajemen strategik, yaitu waktu yang digunakan para manajer dalam proses manajemen strategik mungkin mempunyai pengaruh negatif pada tanggung jawab operasional, apabila para pembuat strategi tidak dilibatkan secara langsung dalam penerapannya,maka mereka dapat mengelak tanggung jawab pribadi untuk keputusan-keputusan yang diambil dalam perencanaan dan yang terakhir akan timbul kekecewaan dari para bawahan yang berpartisipasi dalam penerapan strategi karena tidak tercapainya tujuan dan harapan mereka.
Untuk mengatasi resiko-resiko tersebut,para manajer harus dilatih untuk mengamankan atau memperkecil timbulnya resiko dengan cara :
1. Melakukan penjadwalan kewajiban-kewajiban para manajer agar mereka bisa mengalokasikan waktu dengan efisien.
2. Membatasi manajer dalam proses perencanaan untuk membuat janji-janji mereka terhadap kinerja yang benar-benar dapat dilaksanakan oleh mereka dan bawahannya.
3. Mengantisipasi dan menanggapi keinginan bawahan,usulan atau peningkatan dalam ganjaran.
Semua perusahaan memiliki strategi,bahkan jika hal itu tidak formal,tidak terstruktur,dan sporadis. Organisasi sebaiknya mengadopsi pendekatan proaktif dibandingkan reaktif dalam industri mereka,dan mereka sebaliknya berusaha untuk mempengaruhi ,mengantisipasi,dan memulai,bukan hanya merespons saat ada kejadian. Proses manajemen strategik mewujudkan pendekatan ini untuk pengambilan keputusan. Hal tersebut mempresentasikan pendekatan yang logis, sistematis dan objektif untuk menentukan arah perusahaan di masa yang akan datang. Hal ini membuat para penyusun strategi tidak dapat hanya menggunakan intuisi saja dalam memilih di antara berbagai alternatif tindakan. Para penyusun strategi yang sukses memikirkan bisnis mereka, posisi mereka bersama bisnis,dan apa yang mereka inginkan sebagai sebuah organisasi dan kemudian mereka mengimplementasikan program-program dan kebijakan-kebijakan untuk mengarahkan posisi mereka saat ini untuk menuju posisi yang mereka inginkan.
Komentar
Posting Komentar